Senin, 18 November 2013

Penulisan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki (Foot Note)

Dalam penyusunan sebuah karya tulis, daftar pustaka dan catatan kaki (foot note) sangat diperlukan untuk mengetahui dari mana referensi atau  sumber yang di ambil dalam penyusunan karya tulis. Daftar pustaka dan catatan kaki (foot note) juga dapat memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, atau artikel secara menyeluruh. Berikut cara penulisan daftar pustaka dan catatan kaki (foot note) secara benar.

           *  DAFTAR PUSTAKA

1. Penulisan daftar pustaka oleh satu pengarang.
           
Nama pengarang. Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit : Penerbit

Contoh :
            Siregar, Merari. 2000. Si Jamin dan Si Johan. Jakarta : Balai Pustaka

2. Penulisan daftar pustaka oleh dua, tiga atau lebih pengarang.

Nama pengarang, nama pengarang dan nama pengarang. Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit : Penerbit

Contoh :
Mendelhall, W. dan R.L. Sceaffer. 1973. Mathematical Statistic Whit Application. Massachutes : Duxbury Press

3. Penulisan daftar pustaka oleh banyak pengarang.

Nama pengarang, dkk. Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit : Penerbit

Contoh :
            Sukono, dkk. 2001. Memehami Bahasa Indonesia. Bandung : Erlangga

Ketentuan :

- Nama pengarang di tulis dengan nama belakang terlebih dahulu lalu diikuti nama depan.
- Antara nama belakang dan nama depan dipisahkan dengan tanda koma.
- Penulisan nama pengarang tidak perlu diikuti gelar apapun.
- Judul buku ditulis dengan huruf miring (Italic).
- Di akhir penulisan daftar pustaka, tidak perlu diberi tanda titik (.).

4. Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet.

Pengarang/Penyunting. (Tahun). Judul (Edisi), [Jenis Medium]. Tersedia : alamat di internet. [Tanggal diakses].

Contoh :
            Thomspson, A. (1998). The Adult and the Curriculum. [Online]. Tersedia : http://splashurl.com/mcvg7dv Html[30 maret 2000].




 CATATAN KAKI (FOOT NOTE)

Contoh penulisan catatan kaki (foot note) :

¹Merari Siregar, Si Jamin dan Si Johan (Jakarta : Balai pustaka, 2000)
⁴Ratna Wilis Dahar, Teori-teori belajar (Jakarta : Depdikbud, 1988), hal. 18.
⁵ibid., perihal. 15
⁶Ratna Wilis Dahar, op. cit., perihal.17

            Perhatikan perbedaan penulisan daftar pustaka dan catatan kaki (foot note) di atas. Apabila pada daftar pustaka dipisahkan dengan tanda titik (.), maka pada catatan kaki (foot note) dipisahkan oleh tanda koma (,). Penulisan nama pengarang pun ditulis biasa pada catatan kaki, tidak diindeks seperti pada daftar pustaka. Pada catatan kaki (foot note), kota terbit, penerbit, dan tahun terbit di tulis dalam tanda kurung [( )]. Selain itu, catatan kaki (foot note) dicantumkan halaman sumber yang diambil.



Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca. Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan penjelasan. Terima kasih !



            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar